FH-UNIB ; 31 Oktober 2015 akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan panjang oragnisasi Wahana Mahasiswa Islam (WAMI), setelah kurang lebih 32 tahun berjuang mendakwahkan Islam khususnnya dilingkungan Fakultas Hukum Unib, siapa pemimpin selanjutnya??
Kepanitiaan Muker tengah bersiap dan berusaha mengkonsep Musyawarah Kerja (MUKER) 2015 ini sebaik mungkin, ditemui di masjid Darul Ulum (DU) , ketika ditanya mengenai persiapan Thomas Radika selaku Ketua Panitia menyatakan kesiapan Askar (pejuang) WAMI dalam menyambut Muker ini.
"semangat panitia baik dari angkatan 2014 hingga 2015 begitu meluap-luap , saya begitu termotivasi untuk berkerja namun, saya mengimbau agar Muker ini dijadikan tempat Evaluasi dan Bina Diri untuk WAMI baru dan saya mengharapkan tidak ada konflik yang terjadi" ucap Thomas.
Ditemui ditempat yang sama Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) WAMI kak Ahmad Fahrul Amin yang sering disapa kak alul, juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan segera mengadakan rapat internal untuk membicarakan mengenai calon Ketua Umum WAMI,
"namun untuk konsep pemilihan akan berbeda dari tahun sebelumnya, Catum (Calon Ketum) akan dipilih sepuluh terbaik dan dikerucutkan menjadi lima hingga dikerucutkan menjadi dua terbaik, nah dua terbaik ini akan melakukan lobi dan apabila tidak tercapai kita lakukan sesuai dengan apa yang di ajarkan pada masa Rasulullah dan para sahabat.
Disaat yang sama pula, Ketua Umum WAMI 2014-2015 , Febriansyah Ramdhan yang seriang disapa Rian menyampaikan dan mengimbau agar Ketum Selanjutnya dapat terus berdakwah dengan menegakkan Al-Qur'an dan As-Sunnah,
"Al-Qur'an dan As-Sunna adalah pedoman umat setelah wafatnya Rasulullah Saw. karena agama ini sempurna hingga tidak ada yang perlu ditamabah dan dikurang cukup ikuti petunjuk Qur'an dan Sunnah dan saya mengharapkan ketum selanjutnya dapat amanah serta dapat terus berkecimpung di Eksekutif (BEM) fakultas karena itu adalah salah satu media dakwah yang hebat dan berpengaruh"
Namun dibalik semua itu ada harapan besar agar Ketum selanjtnya dapat terus menjaga WAMI dari kezholiman dan kesesatan hingga WAMI terus berada dalam rahmat Allah SWT.
ini bukanlah akhir justru ini adalah awal dari dimulainya pertualangan baru WAMI, semoga baik pemimpin dan yang dipimpin dapat terus bergandeng demi tegaknya Agama Allah ini. (RH6)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar